Share :  

Berita  |  18 January 2019 - 13:27

Wisuda Politeknik Imigrasi Tahun 2018

Wisuda Politeknik Imigrasi Tahun 2018

Wisuda Politeknik Imigrasi tahun 2018 berlangsung khidmat dan meriah. Berlangsung di Auditorium BPSDM Hukum dan HAM, Wisuda Politeknik Imigrasi dihadiri oleh 60 wisudawan dan tidak kurang dari 120 pendamping.

Lulusan Politeknik Imigrasi tahun 2018 ditempatkan di seluruh Unit Pelayanan Teknis dan Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Indonesia. Melalui pendistribusian lulusan ke seluruh Unit Pelayanan Teknis dan Tempat Pemeriksaan Imigrasi di seluruh Indonesia, Politeknik Imigrasi mewujudkan kontribusinya dalam membangun Indonesia dengan mencetak lulusan yang terampil dan memiliki daya saing di bidang keimigrasian. Lulusan Politeknik Imigrasi tahun 2018 diharapkan mampu menjadi pegawai imigrasi yang bersih dan andal sehingga dapat menjaga keamanan Republik Indonesia dari ancaman asing. 

Wisuda Politeknik Imigrasi Tahun 2018 dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Bapak Yasonna Hamonangan Laoly, yang juga didampingi oleh jajaran pejabat eselon 1 di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dalam pidatonya, Bapak Yasonna Hamonangan Laoly mengucapkan selamat atas kelulusan para wisudawan. “Ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi ini merupakah langkah awal untuk menghadapi kehidupan yang sesungguhnya. Kalian telah dididik di Politeknik Imigrasi ini, agar bisa menghadapi tantangan yang sebenarnya dalam dunia kerja nanti. Disini kalian dididik agar memiliki integritas. Karena adalah hal yang percuma jika kalian memiliki kecerdasan akan tetapi tidak memiliki integritas.” tegasnya. Dalam kesempatan kali ini, Bapak Yasonna Hamonangan Laoly juga memaparkan isu yang menjadi tantangan wisudawan sebagai penjaga pintu gerbang negara, yaitu demografi, perubahan teknologi, dan pemerataan pembangunan dalam kaitannya dengan kondisi geografis Indonesia. “Di mana pun Anda ditempatkan, itu adalah tugas negara yang sangat mulia. Jalankan tugas itu dengan penuh kebanggaan dan dengan integritas yang tidak dapat diperjualbelikan”, tandasnya.

Bapak Yasonna Hamonangan Laoly juga memberikan motivasi kepada wisudawan dengan mengutip quotes dari Warren Bufett Somebody once said that in looking for people to hire, you look for three qualities:integrity, intelligence, and energy. And if you don't have the first, the other two will kill you. Untuk dapat menjadi penjaga pintu gerbang negara yang mampu memberikan energi yang baru dan mampu memberikan kontribusi dalam bentuk kreativitas dan kualitas yang mumpuni maka para wisudawan harus memiliki integritas. Anda adalah masa depan Republik Indonesia. Jalankan amanat dengan Merah Putih dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di dada”, tegasnya. Menutup pidatonya, Bapak Yasonna Hamonangan Laoly menekankan bahwa setiap dari wisudawan untuk tidak pernah lelah mencintai Republik Indonesia. 

Rangkaian acara Wisuda Politeknik Imigrasi juga diisi oleh pidato dan serahterima lulusan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM yang dilakukan oleh Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Bp. Mardjoeki, kepada Bp. Bambang Rantam Sariwanto. Dilanjutkan dengan serah terima lulusan kepada Direktorat Jenderal Imigrasi yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Bp. Bambang Rantam Sariwanto, kepada Direktur Jenderal Imigrasi, Bp. Ronny F Sompie.