Share :  

Berita  |  11 August 2017 - 00:54

POLITEKNIK IMIGRASI DALAM SEMARAK OPTK 2017

POLITEKNIK IMIGRASI DALAM SEMARAK OPTK 2017

         Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) adalah acara tahunan yang dilaksanakan sebagai suatu ajang yang mempertemukan Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) seluruh Indonesia. Kegiatan ini bergerak dibawah pimpinan organisasi Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia atau yang lebih akrab dipanggil FMKI. OPTK ini, sejak tahun 2008, telah berlangsung selama 9 kali, termasuk OPTK yang dilaksanakan pada tahun 2017 ini, yang bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, yang terletak di Marunda, Jakarta Utara.

         Bertemakan ”Share the spirit dare to dream”, semarak OPTK 2017 di STIP ini berlangsung mulai Jumat, 28 Juli 2017 dan ditutup pada Minggu, 30 Juli 2017. Sejumlah 19 Kedinasan dari seluruh Indonesia ikut serta dalam OPTK 2017 ini, termasuk Politeknik Imigrasi, dengan total 1852 atlet yang berjuang untuk memperebutkan medali dari 21 cabang olahraga, akademik, dan seni yang diperlombakan. Diantaranya, 122 Atlet yang mewakili Politeknik Imigrasi turut terlibat dan berjuang keras dalam ajang meraih medali ini.

         Cabang olahraga yang diperlombakan pada OPTK 2017 ini antara lain Futsal, Voli, Basket, Atletik, Billiard, Badminton, Renang, Catur, Kano, Taekwondo, Karate, Wall Climbing, Sepakbola, Tenis Meja, Tenis Lapangan, dan Pencak Silat. Sedangkan untuk cabang akademik dan seni, ada 5 cabang yang diperlombakan, yaitu Cinematography, English Debate, Speech, Scrabble, dan Photography. Dari ke 21 cabang yang diperlombakan tersebut, Politeknik Imigrasi mengirim perwakilan di 19 Cabang, dimana Politeknik Imigrasi tidak mengirimkan perwakilan untuk cabang olahraga Kano dan Wall Climbing.

       Dalam OPTK 2017 ini, Politeknik Imigrasi telah melakukan usaha yang sangat baik. Semua pihak terlibat dalam upaya meraih gelar juara, baik para atlet ataupun para supporter yang mendukung dengan antusiasmenya. Selama OPTK 2017 ini berlangsung, semangat mereka tidak pernah padam. Tidak ada seorang pun yang menyerah sebelum hasil dari sebuah pertandingan itu jelas.

       Tidak kenal lelah dan tidak menyerah, usaha para atlet yang berjuang dan para supporter yang mendukung pun membuahkan hasil. Dalam OPTK 2017 ini, ada 13 medali yang disabet oleh para atlet  utusan dari Politeknik Imigrasi. Ketiga belas medali itu terdiri dari 4 medali Emas (gold), 5 medali Perak (silver­), dan 4 medali Perunggu (bronze). Medali tersebut diperoleh pada cabang dan oleh :

·            Taekwondo (5 Medali)

Dody Aryono (Tingkat 3) – 2 Medali EMAS (1 Medali dengan Predikat sebagai “Best Athlete”)

Yori Sujiarta Utama (Tingkat 2) – 1 Medali EMAS

o Annisa Nuril Ikhtiram (Tingkat 1) – 1 Medali EMAS

o Mangapul Alexus Simbolon (Tingkat 1) – 1 Medali PERUNGGU

 

·            Atletik (3 Medali)

o Vinsensius Febriyanus Hedy (Tingkat 2) – 1 Medali PERAK

o M. Ramtan Pratama (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK (nomor lompat jauh)

o Beauty Maharani Matutina (Tingkat 1) – 1 Medali PERUNGGU (nomor lompat jauh)

 

·            Billiard (1 Medali)

o Febriyanto Situmorang (Tingkat 3) – 1 Medali PERUNGGU

 

·            Tenis Lapangan (1 Medali)

o Hanna Faadhilah (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK

 

·            English Debate (1 Medali/orang – 3 Orang/Team)

o Oscar Angandrowa Fotaroma Zebua (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK (2nd Speaker)

o Arikson (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK (1st Speaker)

o Bagas Hidayat Putra (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK (3rd Speaker)

 

·            Cinematography (1 Medali/orang – 5 Orang/Team)

o Putri Mushfiya (Tingkat 2) – 1 Medali PERAK

o Adam Adis Mukrotal (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK

o M. Irsyad Makrufi (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK

o M. Hilal Pratama (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK

o M. Aditya Majdi (Tingkat 1) – 1 Medali PERAK

 

·            Badminton (1 Medali)

o Anas Putra Ichsan (Tingkat 1) – 1 Medali PERUNGGU

          Para atlet ini telah membuktikan bahwa usaha mereka tidak sia-sia. Mereka telah menambahkan serentetan prestasi baru ke dalam daftar prestasi Politeknik Imigrasi. Prestasi yang telah mereka capai jelas mengharumkan nama Politeknik Imigrasi sekaligus mengukir sejarah baru dan menunjukkan bahwa Politeknik Imigrasi dapat bersaing dengan Perguruan Tinggi Kedinasan lainnya dan mampu meraih gelar juara di berbagai cabang. Khususnya, prestasi yang diraih oleh Taruna Tingkat 3 Politeknik Imigrasi atas nama Dody Aryono, yang berhasil meraih medali emas dan dinobatkan sebagai “Best Athlete in Taekwondo” jelas menjadi suatu kebanggaan besar bagi seluruh pihak, baik seluruh  taruna Politeknik Imigrasi maupun Instansi.

          Pencapaian ini telah menjukkan bahwa Politeknik Imigrasi sangat mampu untuk mengukir prestasi. Tetapi hal ini hanyalah awal. Politeknik Imigrasi tidak akan merasa puas dan berhenti disini. Mereka akan terus berjuang untuk mengukir segudang prestasi berikutnya. Siapkan dirimu! Jadilah saksikan rentetan prestasi berikutnya yang akan diukir dan segala gelar yang akan disabet oleh Politeknik Imigrasi kedepannya. SEE YOU IN OPTK 2018 !