Share :  

Berita  |  26 August 2016 - 22:58

PRAMELLA YUNIDAR PASARIBU : SOSOK PEMIMPIN INSPIRATIF

PRAMELLA YUNIDAR PASARIBU : SOSOK PEMIMPIN INSPIRATIF

Dalam konteks sosial, kepemimpinan seorang wanita memang telah menjadi daya tarik tersendiri untuk diteliti. Beberapa  studi yang dilakukan mengindikasikan bahwa mereka cenderung berperilaku model kepemimpinan transformatif dan partisipatif. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dalam perspektif era modern wanita dianggap telah mampu dan cakap dalam memegang otoritas sebuah kepemimpinan.

            Pramella Yunidar Pasaribu, seseorang yang kian disapa dengan Mella, merupakan salah satu sosok pemimpin pada Akademi Imigrasi. Beliau merupakan sosok seorang yang tangguh, memiliki segudang ilmu pengetahuan serta pengalaman dalam prosesnya hingga menerima jabatan sebagai seorang Direktur pada Akademi Imigrasi. Beliau merupakan salah seorang yang dilahirkan dari keluarga Akademi Imigrasi, seseorang yang telah menjadi bagian keluarga dari Akademi Imigrasi sudah pasti menganggap Akademi Imigrasi adalah Ibu kandungnya.

            Sebuah peranggapan tersebut merupakan bagian dari pengetahuan yang diterapkan dimulai dari pemikiran sehingga kelak akan tertanam sebuah persepsi. Peranggapan yang menyatakan bahwa bagian keluarga Akademi Imigrasi menganggap Akademi Imigrasi merupakan ibu kandungnya memiliki arti yang spesifik,  hal ini menjurus kepada seorang anak pasti sangat mencintai ibu kandungnya. Ketika perasaan mencintai berasal dari diri sendiri telah timbul dalam diri seseorang, tentunya ia akan terus selalu berusaha melakukan hal-hal demi mewujudkan segala yang terbaik untuk ibu kandungnya.

            Sosok seorang pemimpin Pramella Yunidar Pasaribu juga merupakan seseorang yang sangat mencintai Akademi Imigrasi, seseorang yang selalu mengingat proses awal perjuangan hingga menjadi sosok pemimpin yang tangguh seperti sekarang. Beliau menyadari bahwa Akademi Imigrasi lah yang menghantarkan serta melahirkannya hingga ia menjadi seperti apa yang ia dapatkan hingga saat ini. Sebagai bentuk apresiasi,  Pramella selalu berusaha menjadikan Akademi ini menjadi lebih maju. Dalam bentuk kerja nyata yang ia hasilkan, beliau selalu berpedoman pada prinsip seorang pemimpin demi menjadikan Akademi ini lebih maju kedepannya.

            Hingga saat ini, Akademi Imigrasi membutuhkan dukungan yang sangat besar dari para alumninya untuk mempertahankan eksistensinya serta pengakuan dari lembaga atau instansi terkait yang berkaitan dengan pendidikan. Pramella menyampaikan, seluruh insan yang pernah berpendidikan di Akademi Imigrasi diharapkan dapat bekerjasama dalam membangun Akademi Imigrasi serta mendukung secara penuh perubahan status Akademi imigrasi menjadi Politeknik Imigrasi. Perumpamaan saat ini ialah kapan lagi kita sebagai insan imigrasi dapat membanggakan almamater atau ibu kandung kita jika tidak dari sekarang. Sebelum almamater dalam konteks ibu kandung kita mati dan Akademi Imigrasi dibubarkan.

Tokoh penulis buku kepemimpinan, John C. Maxwell pernah berkata “Leadership is Influence”, hal ini memiliki makna yang sebenarnya bahwa Kepemimpinan adalah soal pengaruh. Seorang pemimpin adalah seseorang yang memiliki orang-orang yang mendukungnya yang turut membesarkan nama sang pimpinan. Pengaruh ini menjadikan sang pemimpin diikuti dan membuat orang lain tunduk pada apa yang dikatakan sang pemimpin. Pengaruh dari sosok seorang pemimpin Pramella telah membawa pengaruh besar bagi Akademi Imigrasi, sehingga hal ini memacu seluruh bagian dari keluarga Akademi Imigrasi untuk mendukung alih status Akademi Imigrasi menjadi Politeknik Imigrasi.

Bhumi Pura Dharma Ksatria

Maju terus Politeknik Imigrasi, JAYALAH, JAYALAH !!


Oleh :

Taruna Tingkat II Politeknik Imigrasi angkatan XVIII

M Iqbal Romzah